PENGARUH PENAMBAHAN DAUN GEDI (Abelmoschus manihot L.) TERHADAP KUALITAS FISIK DAN SENSORIS MI BASAH DARI SAGU BARUK (Arenga microcarpha Becc)

  • Suryani M
  • Nurali E
  • Oessoe Y
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mi Sagu baruk (Arenga microcarpha Becc) termasuk dalam jenis mi pati, yang dalam pengolahannya mengandalkan proses gelatinisasi dan retrogradasi untuk pembentukan jaringan. Daun gedi (Abelmoschus manihot L.)mengandung protein pada mucilagonya dan serat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kualitas fisik dan sensoris dari mi basah yang dihasilkan serta menentukan penambahan daun gedi yang tepat dalam pengolahan mi basah Sagu-Gedi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan A ( 10% penambahan sari daun gedi hijau), B ( 15% penambahan sari daun gedi hijau) C ( 20% penambahan sari daun gedi hijau) D ( 25% penambahan sari daun gedi hijau). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan 25% sari daun gedi dalam pembuatan mi basah Sagu-Gedi memiliki nilai elastisitas tertinggi yaitu 3,80 %, penambahan 20% sari daun Gedi hijau memiliki nilai tertinggi 6,54% dan mi basah Sagu-Gedi dengan penambahan 25% sari daun gedi hijau merupakan produk yang paling disukai oleh panelis dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suryani, M. W., Nurali, E. J. N., & Oessoe, Y. Y. E. (2021). PENGARUH PENAMBAHAN DAUN GEDI (Abelmoschus manihot L.) TERHADAP KUALITAS FISIK DAN SENSORIS MI BASAH DARI SAGU BARUK (Arenga microcarpha Becc). Jurnal Teknologi Pertanian (Agricultural Technology Journal, 12(2), 113–122. https://doi.org/10.35791/jteta.v12i2.52690

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free