Kecacingan pada Saluran Pencernaan Trenggiling Jawa (Manis javanica) dan Pengendaliannya

  • Setiadi R
  • Tiuria R
  • Nisa C
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu kendala dalam upaya konservasi Trenggiling jawa secara ex-situ adalah masalah penyakit, salah satunya kecacingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis cacing saluran pencernaan yang menginfeksi empat ekor Trenggiling jawa,serta mengetahui efektivitas dari anthelmintika yang diberikan. Identifikasi tipe telur, jenis larva, dan derajat infeksi kecacingan dilakukan dengan menggunakan teknik parasitologi. Hasil menunjukkan trenggiling yang dipelihara di kandang terinfeksi oleh cacing tipe Strongylid dan Ascarid. Seluruh trenggiling terinfeksi oleh cacing genus Strongylus. Infeksi ganda terjadi pada duaekortrenggiling, masing-masingoleh cacing genus Strongylus dan Trichostrongylus, serta cacing genus Strongylus dan Ascaris. Trenggiling terinfeksi cacing dengan derajat infeksi kategori ringan hingga sedang. Pemberian Albendazole dengan dosis 10 mg/ kgbb setiap pekan mampu menurunkan jumlah telur cacing sebesar 100%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiadi, R. W., Tiuria, R., & Nisa, C. (2017). Kecacingan pada Saluran Pencernaan Trenggiling Jawa (Manis javanica) dan Pengendaliannya. ARSHI Veterinary Letters, 1(1), 11–12. https://doi.org/10.29244/avl.1.1.11-12

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free