Ketidakadilan sosial dalam puisi “Jas Berdasi” karya Frida Nurhidayah dan puisi “Tikus Berdasi” karya Urbana Dyah

  • Sri Wahyuni I
  • Wahyu Wardani I
  • Wulandari Y
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketidakadilan sosial serta persamaan dan perbedaan pada puisi “Jas Berdasi” karya Frida Nurhidayah dengan puisi “Tikus Berdasi” karya Urbana Dyah menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan perbandingan dan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan kesamaan tema ketidakadilan social pada puisi “Jas Berdasi” dan “Tikus Berdasi”. Bentuk ketidakadilan pada kedua puisi tersebut meliputi ketidakadilan marginalisasi, subordinatif dan dominasi. Perbedaan  dari kedua puisi tersebut yaitu pada puisi “Jas Berdasi” karya Frida Nurhidayah menyampaikan bentuk ketidakadilan sosial yang dilakukan oleh penguasa kepada petani. Kemudian, pada puisi “Tikus Berdasi” karya Urbana Dyah lebih membahas ketidakadilan sosial yang terjadi antara pemimpin kepada rakyat kecil. Kedua puisi tersebut menyampaikan pesan yang sama yaitu agar pemimpin dan yang dipimpin memiliki sinergitas yang bagus supaya menciptakan sistem yang baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sri Wahyuni, I., Wahyu Wardani, I., & Wulandari, Y. (2023). Ketidakadilan sosial dalam puisi “Jas Berdasi” karya Frida Nurhidayah dan puisi “Tikus Berdasi” karya Urbana Dyah. Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya), 5(1), 84–94. https://doi.org/10.26555/jg.v5i1.7318

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free