SINERGITAS PEMERINTAH DESA DAN KELEMBAGAAN LOKAL SUBAK DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN BERBASIS SUBAK SEBAGAI WARISAN BUDAYA DUNIA ( STUDI KASUS : SUBAK JATILUWIH, KABUPATEN TABANAN)

  • Febriantini K
  • Indriani N
  • Kusuma B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
62Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinergitas pemerintah desa dengan kelembagaan lokal subak dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan berbasis Subak sebagai warisan budaya dunia (WBD) dimana WBD merupakan terobosan wisata alternatif yang akan dapat mensinergikan potensi Desa Jatiluwih berdasarkan budaya, mempertahankan keberadaan potensi tempat wisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar berdasarkan peran sinergi dari pemerintah desa dan lembaga subak yang ada. Penelitian ini ingin mengetahui sinergi pemerintah desa dan lembaga subak lokal dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan ditinjau dari segi komunikasi dan koordinasi menurut Najiyati  (2011) dan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menghasilkan data deskriptif yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan, observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan informan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan proses koordinasi dan komunikasi antara Pemerintah Desa Jatiluwih dan kelembagaan lokal subak dalam pembangunan desa termasuk kendala yang dialami dalam proses komunikasi dan koordinasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Febriantini, K. T., Indriani, N. K., Kusuma, B. O., & Yuniari, N. K. Y. (2020). SINERGITAS PEMERINTAH DESA DAN KELEMBAGAAN LOKAL SUBAK DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN BERBASIS SUBAK SEBAGAI WARISAN BUDAYA DUNIA ( STUDI KASUS : SUBAK JATILUWIH, KABUPATEN TABANAN). Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik, 14(2), 189. https://doi.org/10.20961/sp.v14i2.39295

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free