Abstract
Kompetensi rendah dari Politeknik Ilmu Kesehatan lulusan di Indonesia saat ini sedang dalam sorotan.. Berdasarkan penelaahan teoritis, kompetensi rendah dari lulusan disebabkan oleh rendahnya kinerja dosen. Dari sudut pandang teoritis, kinerja rendah dari dosen dapat dipengaruhi oleh motivasi dosen, komitmen, kepemimpinan dan iklim organisasi. Berdasarkan kerangka ini, penulis tertarik untuk melakukan penelitian kuantitatif melalui metode survei. Sampelnya adalah 161 dosen. Responden dari penelitian ini adalah dosen dan mahasiswa. Analisis jalur digunakan sebagai tehnik analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kualitas kinerja dosen di Politeknik Ilmu Kesehatan adalah dalam kategori rata-rata. Aspek pengajaran dan pembelajaran proces lebih dominan dibandingkan dengan kinerja aspek penelitian dan pelayanan masyarakat. Temuan ini menegaskan praktek saat ini dosen yang masih memprioritaskan pengajaran dan pembelajaran, daripada kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Variabel motivasi berprestasi, dosen komitmen, perilaku kepemimpinan, dan variabel iklim organisasi mempengaruhi dosen kinerja baik simultan dan individual. Ini berarti bahwa kinerja dosen dipengaruhi oleh motivasi berprestasi, komitmen dosen, perilaku kepemimpinan, dan variabel iklim organisasi. Di antara empat variabel, motivasi berprestasi memiliki pengaruh kuat terhadap kinerja dosen. Penelitian ini menawarkan strategi hyphotetic alternatif untuk mengelola peningkatan kinerja dosen yang dapat digunakan oleh para pemimpin Politeknik Ilmu Kesehatan. Kata kunci: Motivasi berprestasi, Komitmen, Perilaku Kepemimpinan, Iklim, Kinerja Dosen
Cite
CITATION STYLE
Fahmi, I., Gaffar, M. F., Permana, J., & Herawan, E. (2023). PENINGKATAN MUTU DOSEN DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI UNIVERSITAS. Jurnal Administrasi Pendidikan, 20(1), 21–34. https://doi.org/10.17509/jap.v27i2.24696
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.