Abstract
Tumbuhan merupakan sumber berbagai jenis senyawa kimia yang memiliki banyak manfaat salah satunya adalah sebagai antibakteri.Salah satu tanaman yang dikenal sebagai tanaman yang dapat dijadikan sebagai antibakteri adalah daun kelor (Moringa oleifera).Penelitian ini bertujuan untuk bisa mengetahui apakah tanaman daun kelor (Moringa oleifera) memiliki aktivitas antibakteri, berapa kadar hambat minimum maupun kadar bunuh minimum dari ekstrak daun kelor terhadap bakteri Staphyloccocus aureus. Metode penelitian ini menggunakan metode dilusi. Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa ekstrak daun kelor memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 20%, 40%, dan 80%. Dimana pada konsentrasi tersebutsemakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka semakin besar pula aktivitas antibakteri penghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Andini, K. A. A., Dharmawan, A., & Layanto, N. (2024). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal MedScientiae, 3(3), 287–291. https://doi.org/10.36452/jmedscientiae.v3i3.3473
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.