KEJADIAN BABY BLUES PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG PEMATANG

  • Rainontisi N
  • Sari I
  • Ernawati W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Baby blues sering juga disebut Maternity Blues atau postpartum blues diartikan sebagai sindrom gangguan psikologi ringan yang terjadi pada ibu nifas. Postpartum blues di Indonesia mempunyai prevalensi yang tinggi yaitu 37% hingga 67%. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti kejadian baby blues pada ibu nifas. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan paritas, dukungan suami dan usia ibu secara simultan kejadian baby blues pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Simpang Pematang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi semua ibu postpartum di wilayah kerja di Puskesmas Simpang Pematang dengan sampel berjumlah 32 orang. Hasil penelitian ada hubungan signifikan dukungan suami (P-value = 0,000) dan usia ibu (P-value = 0,024) dengan kejadian baby blues di Puskesmas Simpang Pematang serta tidak ada hubungan antara paritas (P-value = 0,473) dengan kejadian baby blues di Puskesmas Simpang Pematang. Faktor yang paling berhubungan adalah dukungan suami. Kesimpulannya dukungan suami dan usia ibu sangat berpengaruh terhadap kejadian baby blues.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rainontisi, N. P., Sari, I., Ernawati, W., & Indriyani, P. L. N. (2025). KEJADIAN BABY BLUES PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG PEMATANG. Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community, 9(3), 268–280. https://doi.org/10.35971/gojhes.v9i3.33269

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free