Abstract
ABSTRAK Hipertensi adalah keadaan peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg. Penggunaan obat yang rasional merupakan langkah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan rasionalitas dan distribusi pola penggunaan obat pada pasien hipertensi tanpa dan dengan penyakit penyerta di instalasi rawat jalan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak berdasarkan kriteria tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat pasien. Metode yang digunakan adalah metode observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif melalui penelusuran data rekam medis dan data resep pasien periode Januari-Desember 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hipertensi paling banyak berusia 56-65 tahun (41,24%), jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan (51,55%), tekanan darah paling banyak yang diderita adalah hipertensi stage 2 (63,23%) dan pasien hipertensi paling banyak menderita hipertensi dengan penyakit penyerta (75,74%). Hasil analisis rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi tanpa penyakit penyerta berdasarkan tepat indikasi sebanyak 93,94%, tepat obat sebanyak 72,73%, tepat dosis sebanyak 100%, serta tepat pasien sebanyak 100% dan dengan penyakit penyerta berdasarkan tepat indikasi sebanyak 100%, tepat obat sebanyak 80,58%, tepat dosis sebanyak 100%, dan tepat pasien sebanyak 42,72%. Distribusi pola penggunaan obat antihipertensi yang paling sering digunakan dalam pengobatan hipertensi adalah amlodipin.
Cite
CITATION STYLE
Yuswar, M. A., Purwanti, N. U., & Khairiyah, U. (2023). Gambaran Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak Tahun 2020. Jurnal Pharmascience, 10(1), 120. https://doi.org/10.20527/jps.v10i1.14041
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.