Gedung A Lantai III UMMU (Universitas Muhammadiyah Maluku Utara) merupakan area lokasi tempat peneliti melakukan penelitian tugas akhir ini. Dari hasil pengukuran sinyal menggunakan Software inSSIDer banyak terdapat area blank spot pada titik-titik tertentu. Ada banyak asumsi dari peneliti tentang penyebab kondisi ini, diantaranya adanya halangan seperti dinding tembok, dinding kayu, dinding kaca dan lain-lain, ditambah juga dengan penempatan posisi access point yang dianggap kurang optimal sehingga membuat banyak area blank spot. konsep yang peneliti tawarkan dalam penelitian ini menggunakan dua kombinasi metode, Metode tersebut adalah metode One Slope Model (1SM) dan metode Coverage Visualization. One Slope Model merupakan metode paling sederhana dan paling mudah bila dibandingkan dengan metode-metode pengukuran sinyal yang lainya, ini dikarenakan one slope model tidak memerlukan layout suatu bangunan secara detail sebagai acuan perhitungan, One Slope Model hanya membutuhkan data luas area tempat penempatan access point, tabel parameter 1SM dan tabel frequency access point sebagai modal utama perhitungan 1SM. Sedangkan metode Coverage Visualization dibutuhkan untuk menggambarkan keadaan sinyal sebelum optimasi dan sesudah optimasi menggunakan konsep Visualisasi atau simulasi menggunakan Software Unifi Controller.
CITATION STYLE
Fahrudin, L. O., Sudin, S., & Gunawan, E. (2019). Analisis Dan Optimasi Jaringan Wireless Lan Menggunakan Metode One Slope Model Dan Coverage Visualization Pada Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Jurnal Teknik Informatika (J-Tifa), 2(2), 31–39. https://doi.org/10.52046/j-tifa.v2i2.525
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.