Abstract
Menikah adalah ikatan janji suci antara pria dan wanita. Dalam prosesi pernikahan, masyarakat Pepadun memiliki aturan tertentu dalam berpakaian atau mengenakan atribut sesuai dengan adat istiadat. Karya ilmiah ini membahas tentang makna simbolik pada busana pernikahan masyarakat Pepadun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam budaya dan kekayaan masyarakat Lampung, khususnya gaya berpakaiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan beberapa artikel dan literatur yang berhubungan dengan pakaian pengantin masyarakat Pepadun. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya makna simbolik dari pakaian atau atribut yang dikenakan pada pakaian adat Pepadun, seperti: simbol bahwa provinsi Lampung dikelilingi sembilan sungai besar, derajat seseorang, simbol kedamaian, melindungi dari hal-hal yang jahat, terhindar dari berbagai penyakit, ikatan keluarga, menyempurnakan ibadah (pernikahan), membersihkan raga, dan kebebasan berpendapat.
Cite
CITATION STYLE
Suyatno, S., & Lelapari, R. P. (2021). Analisis Makna Simbolik pada Pakaian Pengantin Adat Lampung Pepadun. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 3(3), 274–281. https://doi.org/10.30998/vh.v3i3.1018
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.