Analisis Makna Simbolik pada Pakaian Pengantin Adat Lampung Pepadun

  • Suyatno S
  • Lelapari R
N/ACitations
Citations of this article
87Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menikah adalah ikatan janji suci antara pria dan wanita. Dalam prosesi pernikahan, masyarakat Pepadun memiliki aturan tertentu dalam berpakaian atau mengenakan atribut sesuai dengan adat istiadat. Karya ilmiah ini membahas tentang makna simbolik pada busana pernikahan masyarakat Pepadun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam budaya dan kekayaan masyarakat Lampung, khususnya gaya berpakaiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan beberapa artikel dan literatur yang berhubungan dengan pakaian pengantin masyarakat Pepadun. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya makna simbolik dari pakaian atau atribut yang dikenakan pada pakaian adat Pepadun, seperti: simbol bahwa provinsi Lampung dikelilingi sembilan sungai besar, derajat seseorang, simbol kedamaian, melindungi dari hal-hal yang jahat, terhindar dari berbagai penyakit, ikatan keluarga, menyempurnakan ibadah (pernikahan), membersihkan raga, dan kebebasan berpendapat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suyatno, S., & Lelapari, R. P. (2021). Analisis Makna Simbolik pada Pakaian Pengantin Adat Lampung Pepadun. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 3(3), 274–281. https://doi.org/10.30998/vh.v3i3.1018

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free