Optimalisasi Potensi Desa Wisata Nagari Pariangan (Desa Terindah di Dunia) Melalui Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Dan Berkoperasi

  • Krisdianto B
  • Mansur A
  • Fernandes F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pandemic Covid 19 memberikan dampak buruk bagi Sektor pariwisata. Desa wisata Pariangan contohnya, Nagari ini merupakan salah satu tempat wisata yang memiliki resiko tinggi terhadap penyebaran virus COVID-19. Selain itu Nagari ini juga mengalami penurunan kunjungan pada tahun 2020 sebesar  40 %. Oleh karena itu tujuan Pengabdian ini adalah membantu pemerintah Nagari perlu mempersiapkan masyarakat  untuk peningkatan kesadaran masyarakat dalam  penerapan protokol Kesehatan serta pengelolaan lebih baik dengan optimalisasi koperasi. Kegiatan dilaksanakan hari Rabu,  tanggal 2 Juni 2021 melaui metode ceramah, diskusi dan demonstrasi mengenai (1) Mitigasi “bencana” pariwisata akibat COVID-19; mencegah klaster baru di desa wisata/ desa (2) Penyusunan protokol kesehatan destinasi wisata selama COVID-19 masa pandemi; (3) Deklarasi kepatuhan Protokol Kesehatan dari Wali Nagari Pariangan; (4) Pengelolaan Desa wisata berbasis koperasi untuk memperkuat Jaring Pengaman Sosial Nasional (Social Safety Net). Pelaksana memberikan poster dan spanduk protocol Kesehatan ditempat Wisata.

Cite

CITATION STYLE

APA

Krisdianto, B. F., Mansur, A. R., Fernandes, F., Natasya, N., & Yuni, A. R. (2021). Optimalisasi Potensi Desa Wisata Nagari Pariangan (Desa Terindah di Dunia) Melalui Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Dan Berkoperasi. Jurnal Warta Pengabdian Andalas, 28(3), 215–224. https://doi.org/10.25077/jwa.28.3.215-224.2021

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free