Abstract
Festival Budaya Pertanian Ke-8 Kabupaten Badung merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Badung. Festival budaya pertanian bertujuan untuk mempromosikan desa-desa wisata di Kabupaten Badung, promosi ini diharapkan mampu membangun citra Badung Utara sebagai obyek wisata berbasis pertanian. Sebagai upaya mewujudkan festival budaya pertanian yang mengusung tema hasil panen lokal, maka diperlukan strategi branding agar citra festival budaya pertanian lebih melekat dibenak masyarakat. Dengan strategi branding festival budaya pertanian dapat melebarkan gaungnya di tingkat Kabupaten, Nasional maupun Internasional. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penulisan ini adalah metode kualitatif yang menggunakan teknik analisis Brainstorming dan analisis SWOT. Dihasilkanlah strategi branding yang mengarah pada pemilihan media seperti logo, bilboard dan brosur sebagai media untuk menunjang branding Festival Budaya Pertanian yang ke-8.
Cite
CITATION STYLE
Intarini, N. L. A. P., Sari, N. L. D. I. D., & Nuriarta, I. W. (2020). Diferensiasi Sebagai Strategi Branding Festival Budaya Pertanian ke-8 Kabupaten Badung. AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL, 1(01), 30–36. https://doi.org/10.59997/amarasi.v1i01.27
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.