Pemetaan Sebaran Daerah Rawan Kekeringan Menggunakan Citra Landsat 8 Oli/Tirs Di Kabupaten Banyuwangi

  • Sari Y
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daerah yang terkena dampak kekeringan sangat penting untuk dipetakan untuk mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis tingkat akurasi hasil dari indeks vegetasi dan suhu permukaan Citra Landsat 8 Oli/Tirs dan memetakan persebaran daerah rawan kekeringan kekeringan menggunakan Metode LST SWA-S di Kabupaten Banyuwangi yakni metode LST yang melibatkan data uap air. Populasi penelitian ini adalah tingkat kelas kekeringan dari hasil pengolahan citra menggunakan metode LST SWA-S dengan 310 sampel NDVI dan LST yang diambil sesuai dengan luasan kelas kekeringan yang teridentifikasi. Metode pengumpulan yang dilakukan adalah dengan suvei lapangan dan dokumentasi dari titik yang telah ditentutkan sebelumnya. Hasil uji akurasi indeks vegetasi NDVI berada pada nilai 90,97%, sedangkan uji akurasi LST memiliki nilai 93,87% nilai termasuk tinggi, hal ini disebabkan karena pengambilan sampel tepat berada di bulan kering yakni bulan November 2021 sedangkan Citra yang diambil adalah bulan Oktober 2019. Sedangkan hasil pemetaan persebaran daerah rawan kekeringan menunjukan bahwa wilayah kekeringan terluas berada di wilayah Wongsorejo yang berada di wilayah tutupan lahan pertanian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, Y. A. (2023). Pemetaan Sebaran Daerah Rawan Kekeringan Menggunakan Citra Landsat 8 Oli/Tirs Di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 10(3), 233–242. https://doi.org/10.23887/jjpg.v10i3.44750

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free