Abstract
Plasma darah digunakan sebagai sampel biologis dalam menentukan kadar senyawa obat dikarenakan konsentrasi dari obat akan berikatan dengan reseptornya dan menentukan besar kecilnya efek farmakologi yang diberikan dari suatu obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keakuratan plasma darah manusia sebagai sampel pada beberapa metode validasi dengan berbagai analit yang berbeda. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan studi literatur pada beberapa jurnal yang kredibel dengan kriteria jurnal 10 tahun terakhir mengenai penentuan kadar senyawa obat dalam darah manusia. Hasil yang didapatkan dari lima analit yang berbeda yaitu glibenklamid kombinasi dengan metformin, formalin, vankomisin, lisinopril dan a-mangostin yang telah dilakukan uji validasi dengan berbagai metode validasi yaitu SPE-MIP dilanjut KCKT, spektorofotometer UV-VIS, KCKT-UV, UPLC dan KLT densitometri dengan menggunakan sampel plasma darah manusia, semuanya memenuhi persyaratan validasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, plasma darah manusia yang dijadikan sebagai sampel dalam uji validasi dengan berbagai metode dan analit yang berbeda yang telah dilakukan seluruhnya akurat karena seluruh metode uji validasi memenuhi persyaratan.
Cite
CITATION STYLE
Fatan, F. A., Qothrunnada, G. R., Elsiana, I., Ulum, K., Anisya Kurnia, K., Widyatamaka, S. Q., & Paujiah, S. (2022). Metode Validasi Analisis Senyawa Kimia Obat dalam Sampel Biologis (Plasma Darah). Jurnal Health Sains, 3(5), 680–689. https://doi.org/10.46799/jhs.v3i5.489
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.