Stabilisasi Tanah Gambut Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash Sisa Pembakaran Cangkang Sawit Sebagai Subgrade Jalan

  • Dwina D
  • Nazarudin N
  • Kumalasari D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
138Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Tanah dasar merupakan pondasi bagi pekerjaan perkerasan jalan, tanah dasar yang memiliki kekuatan rendah mengakibatkan perkerasan yang dilakukan mudah mengalami keretakan. Untuk memperoleh lapisan pondasi yang kuat maka dibutuhkan pula tanah dasar yang baik. Tanah gambut memiliki sifat tidak menguntungkan bagi konstruksi. Maka dari itu perlu dilakukan perbaikan tanah untuk jenis-jenis tanah yang memiliki daya dukung tanah rendah seperti tanah gambut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan 10% kapur dan fly ash cangkang sawit (10%, 15%, 20%, 25%) dengan masa pemeraman 7 hari dan 28 hari yang ditinjau dari nilai CBR. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa semakin banyak kapur yang ditambahkan dan fly ash cangkang sawit dengan lamanya waktu pemeraman, maka nilai CBR yang diperoleh semakin meningkat. Nilai CBR mengalami kenaikkan dan mencapai nilai maksimum pada penambahan kadar kapur 10% dan fly ash 25% dengan masa pemeraman selama 28 hari, yaitu sebesar 6,39%. Nilai tersebut mengalami kenaikan 3 kali lipat dari nilai CBR tanah gambut asli sebelum penambahan material lain yaitu sebesar 2,05%. ABSTRACT The subgrade which has weak bearing capacity must be improved prior construction. For road contruction, a good subgrade is needed to get a strength base foundation layer. Peat have unfavorable soil properties for contruction. Therefore, it is necessary to improve the soil for types that have low bearing capacity, such as peatl. This study aims to analyze the effect of adding 10% lime, and (10%, 15%, 20%, 25%) fly ash of palm shells for 7 days and 28 days of curing. California bearing ratio (cbr) test was carried out to evaluate the increase the strength soil. The results showed that the addition of lime and fly ash of palm shells with its long curing time can increase the cbr value. The cbr value increased and reached maximum value of 6,39% ini addition 10% lime and 25% fly ash with a curing period of 28 days. This value has increased 3 times from the cbr value of native peat soil, which amounted to 2,05 %.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dwina, D. O., Nazarudin, N., Kumalasari, D., & Fitriani, E. (2021). Stabilisasi Tanah Gambut Dengan Penambahan Kapur dan Fly Ash Sisa Pembakaran Cangkang Sawit Sebagai Subgrade Jalan. Fondasi : Jurnal Teknik Sipil, 10(1), 24. https://doi.org/10.36055/fondasi.v10i1.10275

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free