MENGURAI MAKNA KEMACETAN IBUKOTA Dekonstruksi Wajah Kemacetan Jakarta Dalam Teks Koran Tempo.co “Ahok: Mobil Mewah Boleh Lewat Jalur Transjakarta, Asal…”

  • Murti G
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Analisa wajah kemacetan Jakarta dalam Koran Tempo.co “Ahok: Mobil Mewah Boleh Lewat Jalur Transjakarta, Asal…” merupakan upaya selebrasi pembacaan. Dekonstruksi sebagai cara baca menelanjangi teks mampu mengidentifikasi teks yang terpusat, final dan tertutup mampu dirayakan pemaknaannya. Konsep undecideable mempertontonkan bahwa rezim makna dan penyikapan kemacetan begitu ambigu, kabur sehingga memungkinkan untuk dijungkirbalikan secara hierarki metafisis yang menyimpan upaya penundukan. Differance hadir untuk menunda makna kemacetan yang sudah mapan dan penuh kepentingan nilai ekonomi politis, golongan, kelas, serta delusi kebaikan hati pemangku kuasa. Makna menjadi tersebar, meniadakan pusat dan memungkinkan terjadinya disemenasi sekaligus decentering dalam teks. Di sini, makna tidak lagi final tapi selalu menuju, mengada, berlari dan berkejaran menuju penanda-penanda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Murti, G. H. (2016). MENGURAI MAKNA KEMACETAN IBUKOTA Dekonstruksi Wajah Kemacetan Jakarta Dalam Teks Koran Tempo.co “Ahok: Mobil Mewah Boleh Lewat Jalur Transjakarta, Asal….” Lakon : Jurnal Kajian Sastra Dan Budaya, 4(1), 41. https://doi.org/10.20473/lakon.v4i1.1929

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free