Sistem Pemerataan Guru Nasional (SPGN) Sebagai Sistem Penyebaran Guru Untuk Mengatasi Ketimpangan Pendidikan di Daerah 3T

  • Rahmawati A
N/ACitations
Citations of this article
184Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada tahun 1968 Indonesia mengirim guru ke Malaysia untuk memperbaiki pendidikan dalam negeri (Malaysia), dalam hal ini sudah pasti pendidikan di Indonesia lebih maju daripada pendidikan di Malaysia. Namun pada kenyataannya, Malaysia jauh lebih maju. Diketahui bersama bahwasanya pendidikan di Indonesia masih rendah khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). Hal ini tentu tidak terlepas dari berbagai faktor yang mempengaruhi rendahnya kualitas pendidikan serta menimbulkan ketimpangan pendidikan. Permasalahan pendidikan di daerah 3T sangat kompleks, salah satunya adalah permasalahan pendidik atau guru. Seperti, kurangnya jumlah pengajar, minimnya kompetensi, kualifikasi yang berada di bawah standar mutu, serta distribusi yang tidak merata.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmawati, A. P. (2022). Sistem Pemerataan Guru Nasional (SPGN) Sebagai Sistem Penyebaran Guru Untuk Mengatasi Ketimpangan Pendidikan di Daerah 3T. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 5(2), 293. https://doi.org/10.20961/shes.v5i2.59337

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free