Praktik Mindfulness bagi Orangtua dan Guru Siswa Sekolah Dasar SLB Negeri 2 Denpasar

  • Ni Made Ari Wilani
  • Fridari I
  • Widiasavitri P
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Orangtua dan guru memiliki tantangan dalam mengasuh anak tuna rungu. Tantangan tersebut antara lain seringnya merasakan ketegangan/stres dalam pengasuhan karena sulitnya berkomunikasi dengan anak, butuh waktu cukup lama bagi orangtua untuk bisa menerima kondisi anak serta kurangnya pengetahuan yang dimiliki orangtua tentang perkembangan psikologis anak. Kondisi tersebut bila dibiarkan berlarut-larut dapat membawa dampak negatif bagi perkembangan psikologis tidak hanya orangtua, tapi juga keluarga. Kesejahteraan psikologis orangtua maupun guru dalam mengasuh anak tuna rungu merupakan hal yang penting untuk ditingkatkan. Salah satu penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan praktik mindfulness. Mindfulness dapat meningkatkan kesadaran para orangtua maupun para guru serta meningkatkan kesejahteraan psikologis. Pelatihan mindfulness diberikan dalam bentuk aktivitas kelompok terfokus. Hasilnya pelatihan mindfulness memiliki efek yang kuat untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi orangtua dan guru tentang menyadari kondisi fisik dan psikologis dan dapat meningkatkan pengelolaan kesejahteraan psikologis dengan lebih baik. Pelatihan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ni Made Ari Wilani, Fridari, I. G. A. D., Widiasavitri, P. N., & Mogi, I. K. A. (2020). Praktik Mindfulness bagi Orangtua dan Guru Siswa Sekolah Dasar SLB Negeri 2 Denpasar. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i1.4145

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free