Skrining Fisioterapi Terhadap Gangguan Kecemasan pada Lansia di Puskesmas Bareng Kota Malang

  • Rachmawati F
  • Anggriani D
  • Rosidah N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Setiap individu mengalami berbagai fase kehidupan, dimulai dari masa bayi, remaja, dewasa, hingga memasuki usia lanjut. Masa tua merupakan tahap penutup dalam siklus kehidupan manusia. Pada setiap fase tersebut, kondisi psikologis seseorang dapat mengalami gangguan seperti stres, depresi, maupun kecemasan. Usia lanjut ditandai dengan penurunan fungsi fisik yang lebih signifikan dibandingkan dengan fase kehidupan lainnya. Proses penuaan umumnya berkaitan dengan penurunan kondisi fisik, psikologis, serta sosial yang saling berinteraksi satu sama lain. Keadaan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan, baik secara fisik maupun mental, khususnya pada kelompok lanjut usia. Metode yang digunakan melibatkan pemberian kuesioner tingkat kecemasan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) kepada lansia, yang diisi secara jujur sesuai dengan kondisi mereka saat pengisian. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan penyuluhan mengenai gangguan kecemasan serta strategi penanganannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman lansia setelah dilakukan kegiatan penyuluhan di Puskesmas Bareng. Berdasarkan hasil kuesioner HARS, diperoleh data bahwa 20% lansia tidak mengalami gangguan kecemasan, 48% mengalami kecemasan ringan (sebanyak 12 responden), 12% mengalami kecemasan sedang (3 responden), dan 12% mengalami kecemasan berat (3 responden). Selain itu, sebesar 8% lansia menunjukkan tingkat kecemasan sangat berat, dengan dua individu memiliki skor total HARS di atas 41 (>41) yang termasuk dalam kategori parah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rachmawati, F. D., Anggriani, D., Rosidah, N., & Istiqomah, S. (2025). Skrining Fisioterapi Terhadap Gangguan Kecemasan pada Lansia di Puskesmas Bareng Kota Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(9), 4799–4804. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3361

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free