Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi awal perencanaan karir mahasiswa, menentukan perencanaan karir setelah menerima layanan informasi karir menggunakan teknik experiential learning, dan untuk mengetahui perbedaan tingkat perencanaan karir untuk studi lanjut menggunakan teknik experiential learning. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling yang terdiri dari dua siklus yang terdiri dari empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dan pengulangan. Subyek penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Brebes yang memiliki tingkat perencanaan karir yang rendah yaitu pada kelas X MIPA 5 yang berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan bimbingan karir teknik experiential learning pada siklus I sebesar 56,5% dengan kriteria sedang. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II diperoleh hasil sebesar 84,0% atau dalam kategori tinggi, artinya melalui penerapan layanan bimbingan karir dengan teknik experiential learning dapat meningkatkan perencanaan karir siswa untuk studi selanjutnya. Layanan informasi karir dengan teknik experiential learning efektif untuk meningkatkan perencanaan karir mahasiswa untuk studi lanjut. Guru BK diharapkan dapat memberikan perlakuan atau perhatian khusus kepada siswa yang memiliki keterampilan perencanaan karir yang rendah melalui pemberian layanan konseling individu dan bimbingan kelompok.
Cite
CITATION STYLE
Ekasari, D. (2021). TEKNIK EXPERIENTIAL LEARNING DALAM LAYANAN BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIER PESERTA DIDIK. Jurnal Guru Dikmen Dan Diksus, 4(2), 241–255. https://doi.org/10.47239/jgdd.v4i2.347
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.