EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR SEDUHAN TEH HIJAU (Camellia Sinensis) DAN AIR REBUSAN JAHE PUTIH TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI

  • Sulistyani A
  • Widyaningrum D
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penatalaksanaan hipertensi pada lansia secara prinsip tidak berbeda dengan hipertensi pada umumnya. Terapi nonfarmakologi menjadi alternatif menurunkan tekanan darah dengan mengonsusi seduhan jahe hijau dan rebusan jahe putih. Tujuan penelitian untuk mengetahui Efektivitas Pemberian Air Seduhan Teh Hijau Dan Air Rebusan Jahe Putih Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan rancangan. Quasy experiment (Two Group Pre Test-Post Test Design) Jumlah sampel 36 dengan tehnik sampling yang di gunakan adalah Purposive Sampling, Dibagi menjadi kelompok seduhan teh hijau dan rebusan jahe putih. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney. Hasil uji Wilcoxon pada seduhan teh hijau diperoleh ρ-value 0,000 untuk tekanan sistolik dan tekanan diastolik 0,000 (< 0,05), sedangkan pada rebusan jahe putih diperoleh ρ-value 0,000 dan tekanan diastolik 0,001 (< 0,05), berarti ada pengaruh pemberian air seduhan teh hijau dan air rebusan jahe putih terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Hasil uji Mann-Whitey diperoleh ρ-value tekanan sistolik sebesar 0,095 dan tekanan darah diastolik di peroleh ρ-value 0,106, berarti tidak ada perbedaan efektifitas seduhan teh hijau dan rebusan jahe putih dalam menurunkan tekanan darah sisitolik dan diastolik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pemberian teh hijau dan jahe putih berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah, namun tidak terdapat perbedaan tekanan darah antara kedua kelompok

Cite

CITATION STYLE

APA

Sulistyani, A., & Widyaningrum, D. A. (2024). EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR SEDUHAN TEH HIJAU (Camellia Sinensis) DAN AIR REBUSAN JAHE PUTIH TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 3(5), 274–286. https://doi.org/10.56586/pipk.v3i5.399

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free