Abstract
Wonosobo sebagai salah satu kota yang sedang berkembang di Provinsi Jawa Tengah memerlukan ketersedian air bersih yang cukup untuk menunjang kebutuhan hidup masyarakat, PDAM sebagai salah satu penyedia air bersih berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pada saat ini pendistribusian air PDAM belum merata masih ada beberapa daerah layanan PDAM yang belum di aliri air secara kontiniu selama 24 jam. Untuk itu perlu di hitung kebutuhan dan kehilangan air untuk saat ini dan untuk masa yang akan datang yaitu tahun 2026 dengan proyeksi jumlah penduduk dan menghitung debit air yang dimanfaatkan PDAM serta proyeksi perkiraan ketersediaan air sampai dengan tahun 2026. Dari hasil penelitian jumlah kebutuhan air bersih PDAM sampai dengan tahun 2026 mengalami peningkatan menjadi 642,65 liter/detik meningkat sebesar 89,29 liter/detik (16%) dari tahun 2021 yang berjumlah 553,36 liter/detik seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk kota Wonosobo, debit air terpakai PDAM kota Wonosobo sampai tahun 2026 berjumlah 851,797 liter/detik meningkat sebesar 88,799 liter/detik (12%) dari data debit air terpakai pada tahun 2021 yang hanya sebesar 762,998 liter/detik, perkiraan kehilangan air sampai dengan tahun 2026 sebanyak 209,15 liter/detik menurun sebesar 0,49 liter/detik (0%) dari tahun 2021 yang hanya sebesar 209,64 liter/detik, dari neraca air dapat disimpulkan bahwa ketersediaan masih mencukupi kebutuhan sampai dengan tahun 2026.
Cite
CITATION STYLE
Indro Antoro, A. S., Iskahar, I., & Marhendi, T. (2024). ANALISIS KEHILANGAN AIR PADA JARINGAN DISTRIBUSI PDAM WONOSOBO. CIVeng: Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 5(1), 1. https://doi.org/10.30595/civeng.v5i1.14547
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.