Nasionalisme

  • Chaniago D
  • Umi Rusmiani Humairah
  • Rengga Satria
N/ACitations
Citations of this article
1.3kReaders
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Akar Nasionalisme di Minangkabau dapat ditelusuri sejak adanya gerakan pembaharuan Islam yang diinisiasi oleh ulama Kaum Muda pada awal abad ke duapuluh. Setelah sukses melahirkan banyak lembaga pendidikan Gerakan ini kemudian mengalami pergeseran menjadi gerakan Sosio-Agama dan Sosio-Politik. Dalam bidang politik gerakan ini mendapat dukungan masyarakat di seluruh pelosok Minangkabau. Bangkitnya kesadaran kebangsaan di Minangkabau diwarnai oleh keberhasilan masyarakatnya menggagalkan upaya pemerintah kolonial menerapkan Goeroe Ordonantie yakni politik pendidikan yang membatasi gerak kaum elit agama (Islam) dalam menjalankan tugasnya sebagai guru agama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Chaniago, D. M., Umi Rusmiani Humairah, & Rengga Satria. (2020). Nasionalisme. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 10(1), 25–40. https://doi.org/10.15548/khazanah.v10i1.293

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free