MENAKAR KESELARASAN ISLAM DAN PATRIOTISME

  • Risvan Akhir Roswandi
N/ACitations
Citations of this article
421Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perjuangan kemerdekaan Indonesia telah menempatkan Islam sebagai ruh pergerakannya. Melalui ajaran jihad, semangat membela agama bersatu padu dengankecintaan mendalam kepada tanah air. Perpaduan ini kemudian melahirkan patriotismebernafaskan Islam. Yaitu kecintaan kepada negara yang berlandaskan ketaatan padaperintah sang pencipta. Rasa cinta itu pada akhirnya mampu mengantarkan bangsa inimenjadi bangsa yang merdeka. Sehingga bangsa ini menempatkan agama sebagailandasan utama dalam mempertahankan dan mengisi setiap sendi kemerdekaannya. Sayangnya, semangat keislaman yang melandasi patriotisme kerapdipertentangkan dengan ajaran Islam oleh beberapa pihak. Tidak jarang kita mendengarkasus-kasus kekerasan dan terorisme yang mengatasnamakan agama sebagai landasanpergerakannya. Mulai dari kasus bom Bali, JW Marriot dan Bom Thamrin. Maka mengatasi masalah diatas Negara dalam menjalankan tugasnya tidak bolehmenjauhi agama. Karena agama itu akan mempermudah negara dalam memenuhi janjikonstitusi. Di samping itu agama dan negara adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkanapalagi dibenturkan. Namun negara dan agama harus bersinergi dan saling mengisi untukkebaikan rakyat di dunia dan akhirat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Risvan Akhir Roswandi. (2022). MENAKAR KESELARASAN ISLAM DAN PATRIOTISME. Al-Ihda’ : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 16(1), 610–618. https://doi.org/10.55558/alihda.v16i1.50

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free