Abstract
Perusahaan sub sektor otomotif menawarkan investasi jangka panjang yang menguntungkan. Di sisi lain, perkembangan ini akan membutuhkan pemikiran tentang sumber pendanaan. Salah satu faktor yang membuat suatu perusahaan memiliki daya saing dalam jangka panjang karena kuatnya struktur modal yang dimilikinya. Apabila perusahaan tidak mempunyai struktur modal yang baik, maka hal ini dapat memberikan dampak buruk bagi pengambilan keputusan terkait struktur modal perlu dilakukan secara efektif dan efisien, agar mampu menciptakan struktur modal yang optimal perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio, return on asset, total assets turnover, pertumbuhan penjualan, dan struktur aktiva terhadap struktur modal perusahaan subsektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 12 perusahaan dari populasi 13 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa current ratio dan struktur aktiva berpengaruh terhadap struktur modal, sedangkan return on asset, total asset turnover dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan sub sektor otomotif dan komponennya terdaftar. di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi yang dapat dijadikan bahan perimbangan bagi investor maupun calon investor dalam melakukan kegiatan investasi khususnya pada perusahaan sub sektor otomotif dan komponennya dengan tepat dan menguntungkan.
Cite
CITATION STYLE
Artanta, P. B., & Mudjijah, S. (2022). Pengaruh Current Ratio, Return on Asset, Total Asset Turnover, Pertumbuhan Penjualan dan Struktur Aktiva Terhadap Struktur Modal. Jurnal Serasi, 20(1), 62. https://doi.org/10.36080/js.v20i1.1939
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.