Kualitas Visual Fasade Bangunan Modern Pasca Kolonial di Jalan Kayutangan Malang

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
107Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAKKota Malang adalah salah satu kota hasil rancangan kolonial Belanda yang dirancang dengan memperhatikan estetika lingkungan perkotaan. Koridor Jalan Kayutangan merupakan koridor jalan bersejarah yang memegang peranan penting terhadap perkembangan fisik Kota Malang. Pada konteks visual arsitektural, deretan fasade bangunan di sepanjang Jalan Kayutangan merupakan elemen utama pembentuk keindahan visual dan karakter khas di koridor Kayutangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian masyarakat umum dan professional di bidang arsitektur tentang peranan elemen visual terhadap tampilan fasade bangunan modern pasca kolonial, serta untuk mengidentifikasi elemen visual yang paling berpengaruh terhadap tampilan fasade bangunan modern pasca kolonial di koridor Kayutangan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode analisis independent sample t-test, analisis faktor, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian antar kedua kelompok responden tidak jauh berbeda dan berada pada rentang skala penilaian “agak penting” dan “penting”. Elemen visual yang paling berpengaruh pada fasade bangunan modern pasca kolonial di Jalan Kayutangan yaitu Komponen Geometri (gaya arsitektural, bentuk fasade, garis horisontal, dan garis vertikal) dan Komponen Efek Raba Visual & Dimensi Warna (tekstur, ornamen, material, warna muka bangunan, kemurnian warna, serta kecerahan warna).Kata kunci: unsur visual, fasade bangunan modern, Jalan KayutanganABSTRACTMalang is one of the cities designed by Dutch with spesific attention to the aesthetic of urban environments. Kayutangan Street is a historic street corridor which plays a prominent role on the physical development of the city of Malang. In visual architectural context, a row of building facades along the Kayutangan streetscape is the main element of visual beauty and character creation of the characteristic in the Kayutangan corridor. The aims of this research are to investigate the general public and professional in the field of architecture judgment about the role of visual elements to the appearance of modern building facades in Kayutangan corridor, as well as to find out the most influential visual element to the appearance of modern building facades at Kayutangan Street. The method used is quantitative method by the independent sample t-test, factor analysis, and multiple linear regression analysis. The results showed that both groups of respondents rating are not much different, on a range of “less important” to “important” assessment scale. The visual components which are the most influential on modern building facades in Kayutangan Street are Geometric Component (architectural style, facade form, horizontal line, and vertical line). The next influential component is Visual Touching Effect & Color Dimension Component (texture, decorative ornament, material, facade color, saturation, brightness)Keywords: visual elements, modern building facade, Kayutangan streetscape

Cite

CITATION STYLE

APA

Fauziah, N., Antariksa, A., & Ernawati, J. (2012). Kualitas Visual Fasade Bangunan Modern Pasca Kolonial di Jalan Kayutangan Malang. Review of Urbanism and Architectural Studies, 10(2), 11–18. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2012.010.02.2

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free