EFEK PEMANASAN MENGGUNAKAN API DAN SINAR MATAHARI TERHADAP KETAHANAN GRANUL MEDIA TANAM UNTUK TANAMAN AIR

  • Prianggoro K
  • Wibowo A
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Substrate atau media tanam aquascape adalah lapisan paling atas yang bersentuhan langsung dengan akar  tanaman. Substrate Soil telah dilengkapi dengan nutrisi dalam merangsang pertumbuhan tanaman secara  optimum. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode pemanasan menggunakan api dan sinar  matahari terhadap ketahanan granul media tanam tanaman air. Dalam penelitian ini menggunakan metode  basah dan metode kering dengan bahan pembantu yaitu arang. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa  pemanasan metode api lebih baik dibandingkan dengan metode sinar matahari. Hal ini dibuktikan dengan hasil  perendaman substrate soil di dalam air menunjukkan bahwa soil dengan pemanasan api lebih tahan dari  pemanasan sinar matahari. Hasil Analisa TDS pemanasan metode api memiliki nilai yang lebih rendah  dibandingkan pemanasan metode sinar matahari yaitu sebesar 210 – 340 mg/l untuk pemanasan metode api  dan 300 – 410 mg/l untuk pemanasan metode sinar matahari. Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa  pemanasan metode api memiliki hasil analisa yang sesuai untuk keberlangsungan ekosistem aquascape.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prianggoro, K. W., & Wibowo, A. A. (2023). EFEK PEMANASAN MENGGUNAKAN API DAN SINAR MATAHARI TERHADAP KETAHANAN GRANUL MEDIA TANAM UNTUK TANAMAN AIR. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 8(2), 353–358. https://doi.org/10.33795/distilat.v8i2.374

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free