Abstract
Pendahuluan: Persiapan pra operasi dimulai saat pasien masuk ke ruang rawat hingga dipindahkan ke ruang operasi. Keputusan menjalani operasi dapat memicu kecemasan. Kecemasan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu dukungan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien pra operasi. Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasi adalah rata-rata jumlah kunjungan pasien selama 6 minggu terakhir sebelum pengambilan data dengan sampel sebanyak 60 orang. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian adalah Perceived Social Support Questionnaire Family (PSS-Fa) dan Amsterdam Preoperatie Anxiety and Information Scale (APAIS). Pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis statistik menggunakan The Yates Continuity Correction. Hasil: Sebagian besar responden menerima dukungan keluarga baik sebanyak 43 orang (71,7%) dan mengalami kecemasan sedang sebanyak 36 orang (60,0%). Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien pra operasi dengan nilai p-value 0,002 (p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien pra operasi. Diharapkan untuk mengembangkan edukasi dan pendampingan keluarga untuk meningkatkan peran serta dukungan keluarga, sehingga kecemasan pasien pra operasi dapat diminimalkan.
Cite
CITATION STYLE
Andriani, H. A. (2025). Hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien pra operasi. Jurnal Health Society, 14(2), 166–174. https://doi.org/10.62094/jhs.v14i2.235
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.