Abstract
Diabetes mellitus diakui sebagai salah satu masalah kesehatan masyarakat di Negara berkembang. Angka mordibitas dan mortalitas Kasus diabetes terus meningkat di daerah perkotaan dan pedesaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan besarnya dan faktor risiko yang terkait dengan diabetes mellitus di daerah Perkotaan dan Pedesaan di Provinsi Banten. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional Analitik dengan menggunakan rancangan Cross Sectional study terhadap 198 responden terdiri dari 94 responden daerah Perkotaan dan 104 responden daerah Pedesaan. Analisis bivariat dengan menggunakan Independen T Test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan faktor risiko aktivitas fisik (p=0.00 T test=-4.65 CI 95%; -0.37- -0.15), status diabetes mellitus (p=0.01 T test=2.58 CI 95%; 5.95 - 44.1) dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 di daerah Perkotaan dan Pedesaan sedangkan Riwayat keluarga (p=0.61 T test=0.49 CI 95%;-0.10 - 0.17), tidak terdapat perbedaan terhadap kejadian DMT2 di daerah Perkotaan dan Pedesaan. Prevalensi diabetes mellitus lebih tinggi di daerah Perkotaan dibandingkan dengan daerah Pedesaan. Penelitian ini menyarankan agar sebaiknya dilakukan tindakan screening untuk deteksi dini faktor risiko, penegakan diagnosa dan pengobatan untuk mengurangi komplikasi yang terkait teutama di daerah pedesaan.
Cite
CITATION STYLE
Syam, A. juita. (2022). COMPARISON STUDY OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS INCIDENT IN URBAN AREAS AND RURAL AREAS IN BANTEN. An Idea Health Journal, 2(02), 106–110. https://doi.org/10.53690/ihj.v2i02.92
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.