PENGARUH RASIO BAHAN BAKAR BOILER DARI SERABUT DAN CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP EFISIENSI SISTEM

  • Fibarzi W
  • Rahayu R
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Proses pengolahan kelapa sawit memerlukan steam, salah satunya untuk proses perebusan. Oleh karena itu, pabrik kelapa sawit dilengkapi dengan boiler guna menghasilkan steam. Pemanfaatan limbah kelapa sawit, seperti serabut dan cangkang, sebagai bahan bakar biomassa untuk boiler menjadi penting. Dalam mencapai kapasitas produksi pabrik kelapa sawit, optimalisasi boiler diperlukan agar kebutuhan steam untuk menggerakkan turbin terpenuhi, memastikan bahwa alat-alat proses di pabrik kelapa sawit memiliki daya yang cukup untuk beroperasi. Pengoptimalan kinerja boiler dapat diukur, antara lain, dari rasio perbandingan bahan bakar yang digunakan, seperti antara cangkang dan serabut. Rasio perbandingan bahan bakar yang dievaluasi adalah 65:35, 70:30, dan 90:10. Hasil efisiensi masing-masing rasio adalah 58,324%, 64,4737%, dan 92,7123%. Dari analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa rasio perbandingan bahan bakar antara serabut dan cangkang yang paling efisien adalah 90:10.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fibarzi, W. U., & Rahayu, R. (2023). PENGARUH RASIO BAHAN BAKAR BOILER DARI SERABUT DAN CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP EFISIENSI SISTEM. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 12(2), 254. https://doi.org/10.29103/jtku.v12i2.13561

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free