Terapi Psikoedukasi Keluarga Meningkatkan Kemandirian Klien Gangguan Jiwa

  • Pulungan Z
  • Masnaeni Ahmad
  • Hardiyati
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
102Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Peran keluarga sangat dibutuhkan dalam perawatan klien gangguan jiwa di rumah. Keluarga perlu mengetahui dan memahami cara merawat sehingga mereka dapat membantu anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa mengelola penyakitnya. Psikoedukasi keluarga adalah salah satu bentuk terapi keperawatan kesehatan jiwa dengan cara memberikan edukasi pada keluarga sehingga meningkatkan dukungan sosial pada anggota keluarganya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi psikoedukasi keluarga terhadap peningkatan kemandirian klien gangguan jiwa. Penelitian pra eksperimen dengan desain pre - post test without control group design. Populasi adalah caregiver yang memiliki anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Tampa Padang. Sampel diperoleh dengan purposive sampling sejumlah 23 keluarga. Analisis data menggunakan uji paired t-test  untuk membandingkan kemandirian klien sebelum dan sesudah terapi psikoedukasi keluarga. Hasilnya menunjukkan setelah pemberian terapi psikoedukasi keluarga terdapat peningkatan kemandirian klien nilai p=0,000. Kesimpulannya terapi psikoedukasi keluarga meningkatkan kemandirian klien gangguan jiwa yang dirawat di rumah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pulungan, Z. S. A., Masnaeni Ahmad, Hardiyati, & Edi Purnomo. (2022). Terapi Psikoedukasi Keluarga Meningkatkan Kemandirian Klien Gangguan Jiwa. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 614–621. https://doi.org/10.33096/woh.vi.45

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free