Abstract
Dampak anemia pada ibu hamil dapat diamati dari besarnya angka kesakitan dan kematian maternal, peningkatan angka kesakitan dan kematian janin, serta peningkatan resiko. Salah satu upaya untuk penurunan kejadian anemia ibu hamil dibutuhkan dukungan sosial seperti peningkatan peran kader kesehatan. Kader sebagai ujung tombak penggerak kesehatan di masyarakat untuk meningkatkan dukungan sosial pada ibu hamil dengan anemia. Pemberdayaan pada masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan anemia pada ibu hamil membawa perubahan pengetahuan bagi kader dan ibu hamil tentang anemia. Kegiatan dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga penyusunan laporan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Talang Padang tentang determinan penyebab anemia pada ibu hamil, penyakit infeksi pada ibu hamil, dan pelatihan pemeriksaan hemoglobin pada ibu hamil. Metode kegiatan dilakukan dengan penyuluhan dan pemeriksaan hemoglobin yang dilakukan di Puskesmas Talang Padang dengan jumlah peserta kader yang hadir berjumlah 10 orang, 15 ibu hamil, 1 orang kepala desa, dan 3 orang petugas Puskesmas. Peserta yang mengikuti pelatihan setelah diberikan kuesioner terjadi peningkatan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil.. Hasil test menunjukkan bahwa mayoritas kader memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang peran kader dalam pencegahan anemia pada ibu hamil setelah diberikan pelatihan. Demikian juga pada pemeriksaan kadar hemoglobin peserta yang hadir menunjukkan normal semua. Kegiatan pengabdian ini diharapkan akan diadakan penyuluhan berkesinambungan, agar para kader memiliki pengetahuan yang respresentatif.
Cite
CITATION STYLE
Diana, S. (2023). PENINGKATAN PERAN KADER KESEHATAN PADA PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL. JURNAL BAGIMU NEGERI, 7(1), 60–62. https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v7i1.2029
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.