Abstract
Semua wanita hamil mengalami perubahan pada fisiknya. Selain menimbulkan perubahan fisik, kehamilan juga menimbulkan perubahan dan adaptasi psikologis bagi ibu hamil. Membesarnya janin dalam kandungan mengakibatkan calon ibu letih, tidak nyaman, tidak dapat tidur nyenyak, sering mendapat kesulitan bernapas dan beban fisik lainnya. Semua pengalaman ini mengakibatkan timbulnya kecemasan, ketegangan, konflik batin dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan usia, paritas, dan dukungan suami pada ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan di wilayah kerja Puskesmas LepoLepo tahun 2018. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilannya di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo sebanyak 130 orang. Pengambilan sampel dengan teknik non random sampling menggunakan kuesioner. Pengukuran tingkat kecemasan dengan skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Sebagian besar ibu hamil memiliki usia bukan risiko tinggi, paritas multipara, dukungan suami baik dan mengalami kecemasan. Tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan (p value = 0,987). Tidak ada hubungan yang signifikan antara paritas dan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan (p value = 0,583). Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan (p value = 0,002).
Author supplied keywords
Cite
CITATION STYLE
Ratnawati, L. A. (2018). HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO TAHUN 2018. Repository Poltekkes Kendari. Retrieved from http://repository.poltekkes-kdi.ac.id/id/eprint/685
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.