Pengaruh Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Risiko Investasi Saham BBCA, WIIM, dan ECII

  • Haryadi W
  • Handayani W
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh suku bunga (BI Rate) dan inflasi (IHK) terhadap volatilitas saham dari tiga sektor berbeda di BEI: perbankan (BBCA), rokok (WIIM), dan ritel elektronik (ECII). Menggunakan model GARCH(1,1) dan GARCH-X, studi ini mengukur risiko investasi melalui volatilitas kondisional. Hasilnya menunjukkan pola risiko yang berbeda: BBCA sangat persisten namun stabil (β=0,9805), WIIM lebih acak dan dipengaruhi faktor non-makro, sedangkan ECII memiliki volatilitas dan fat-tailed risk tertinggi. Model GARCH-X mengungkapkan bahwa kenaikan inflasi dan suku bunga secara positif meningkatkan volatilitas ketiga saham, meski pengaruhnya relatif kecil. Temuan ini menyimpulkan bahwa sensitivitas risiko terhadap faktor makro bersifat heterogen dan bergantung pada karakteristik sektor. Implikasi penelitian bermanfaat untuk strategi diversifikasi portofolio dan pertimbangan kebijakan moneter.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haryadi, W., & Handayani, W. (2026). Pengaruh Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Risiko Investasi Saham BBCA, WIIM, dan ECII. Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 4(1), 292–312. https://doi.org/10.61579/future.v4i1.739

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free