Abstract
Perkembangan tekonologi komunikasi saat ini berkembangan sangat pesat. Perkembangan ini juga berpengaruh pada industri media. Media dituntut untuk menyesuaikan dengan perkemba- ngan teknologi komunikasi. Lahirnya media digital yang menggunakan teknologi internet telah mempengaruhi media cetak. Sejumlah media cetak di Amerika Serikat mulai tutup karena tidak mampu bersaing dengan media digital. Media cetak yang saat ini masih bertahan dituntut untuk melakukan konvergensi dengan menyiapkan media-media yang berbasis digital, salah satunya Solopos. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif menurut Whit- ney (dalam Nazir, 1988: 63) yaitu penelitian untuk mencari fakta dengan interpretasi yang tepat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model konvergensi media yang dila- kukan Solopos sebagai jawaban atas tuntutan industri media bahwa surat kabar harus memper- siapkan platform digital untuk menghadapi media digital yang terus tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konvergensi media yang dilakukan Solopos meru- pakan jawaban atas tuntutan industri media bahwa surat kabar harus mempersiapkan platform di- gital untuk menghadapi media digital yang terus tumbuh. Model konvergensi media yang dilakukan Solopos adalah model konvergensi newsgathering di mana dalam model ini seorang jurnalis dituntut untuk mampu mencapai tingkatan multitasking. Akan tetapi Konvergensi media belum sepenuhnya didukung oleh seluruh awak Solopos di divisi redaksi.
Cite
CITATION STYLE
Prihartono, A. W. (2016). Surat Kabar & Konvergensi Media (Studi Deskriptif Kualitatif Model Konvergensi Media Pada Solopos). CHANNEL: Jurnal Komunikasi, 4(1). https://doi.org/10.12928/channel.v4i1.4210
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.