Efek Pemakaian Kontras Untuk Optimalisasi Citra Pada Pemeriksaan Diagnostik Magnetic Resonance Imaging (MRI)

  • Jatmiko A
N/ACitations
Citations of this article
440Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakMagnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan suatu alat diagnostik mutakhir untuk memeriksa dan mendeteksi tubuh anda dengan menggunakan medan magnet yang besar dan gelombang frekuensi radio, tanpa menggunakan sinar X, ataupun bahan radioaktif sehingga MRI sangat aman. Pemberian Kontras dalam pemeriksaan MRI diperlukan untuk emmberikan gambaran hasil dari pemeriksaan yang lebih jelas, sehingga mempermudah dilakukannya diagnostic terhadap pasien. Kontras digunakan sebagai perbandingan antara T1 (anatomi) dan T2 (patologi) yang selanjutnya dapat digunakan sebagai penentu apakah pasien tersebut memiliki kelainan (struktur abnormal). Kontras akan segera meningkat setelah di injeksi tergantung pada urutan pulsa dan protokol yang digunakan. Biasanya dapat di amati pada waktu maksimal 5 menit tergantung pada jenis lesi/jaringan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jatmiko, A. W. (2021). Efek Pemakaian Kontras Untuk Optimalisasi Citra Pada Pemeriksaan Diagnostik Magnetic Resonance Imaging (MRI). Jurnal Biosains Pascasarjana, 23(1), 28. https://doi.org/10.20473/jbp.v23i1.2021.28-39

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free