Hidup Yang Bermakna: Suatu Refleksi Teologi Etis Kesetiaan Terhadap Kemartiran Para Rasul

  • Mentodo I
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hidup yang bermakna adalah sebuah kehidupan yang menjadikan Kristus dan ajarannya sebagai fondasi dalam berperilaku dan bertindak. Perilaku tersebut merupakan sikap yang meneladani sebagai bagian dari keikutsertaan dalam karya Kristus. Panggilan pengikut Kristus adalah memberitakan kerajaan Allah, menjadi saksi-saksi Kristus. Ciri-ciri dari hamba Yesus Kristus adalah memberi dirinya untuk mengabdi kepada-Nya bukan supaya ia diselamatkan melainkan karena Kristus terlebih dahulu telah menyelamatkannya. Pengikut Kristus adalah orang-orang yang rela mempersembahkan segalanya bagi Kristus yang dilandasi oleh sikap setia sebagai bagian dari etika hamba Kristus. Nilai-nilai ini merupakan nilai yang bersifat kekal, dan mengatasi segala nilai yang ada didunia. Bercermin dari pengalaman hidup para rasul-rasul yang dengan setia menjadi saksi Kristus sampai pada kematiannya yang mengerikan, memberi banyak pengaruh untuk melihat kemuliaan Allah. Penulisan ini bertujuan untuk memperlihatkan bukti kesetiaan rasul-rasul martir dalam panggilannya sebagai pengikut Kristus, yang mendedikasikan seluruh hidupnya bagi pekerjaan Kristus. Kehidupan para rasul-rasul ini merupakan suatu perjalanan hidup yang bermakna sebagai hamba Kristus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mentodo, I. L. (2022). Hidup Yang Bermakna: Suatu Refleksi Teologi Etis Kesetiaan Terhadap Kemartiran Para Rasul. Miktab: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 2(2), 187. https://doi.org/10.33991/miktab.v2i2.404

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free