Komunikasi Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat: Studi Tradisi Sosial Budaya

  • Darmasetiadi D
  • Swaradesy R
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Komunikasi partisipatif adalah dialog terbuka yang dapat diterapkan pada kegiatan pemberdayaan. Prinsip-prinsip komunikasi partisipatif meliputi dialog, suara, pedagogi pembebasan, dan tindakan-refleksi-tindakan. Selain itu, bentuk komunikasi partisipatif meliputi heteroglassia, dialogis, polifoni, dan karnaval. Komunikasi partisipatif dalam pemberdayaan merupakan bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan masing-masing individu, kelompok, dan masyarakat pada umumnya, sehingga dapat menentukan pilihan dan mengendalikan lingkungannya, sehingga memenuhi berbagai kebutuhan. Komunikasi partisipatif merupakan bentuk implementasi tradisi sosial budaya karena berbagai asumsi dan kriterianya saling berhubungan. Esensi komunikasi partisipatif dalam tradisi sosial budaya adalah dialogis, di mana interaksi adalah konstruksi sosial, bukan masalah aktor yang terlibat. Interaksi ini bergantung pada peran dan norma yang berlaku, sehingga membentuk makna dan budaya tertentu di tingkat mikro dan makro.

Cite

CITATION STYLE

APA

Darmasetiadi, D., & Swaradesy, R. G. (2025). Komunikasi Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat: Studi Tradisi Sosial Budaya. TheJournalish: Social and Government, 7(1), 32–49. https://doi.org/10.55314/tsg.v7i1.1084

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free