MANAJEMEN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING DI FPEB UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

  • Nuryanti S. B
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembelajaran Kewirausahaan di Perguruan Tinggi hendaknya menghasilkan Lulusan yang siap untuk berwirausaha. Penelitian ini berupaya untuk menyusun Manajemen Pembelajaran Kewirausahan dengan menggunakan pendekatan konsep Experiential Learning. Pembelajaran dengan model experiential learning mulai diperkenalkan pada tahun 1984 oleh David Kolb dalam bukunya yang berjudul “Experiential Learning, experience as the source of learning and development”. Experiential learning mendefinisikan belajar sebagai “proses bagaimana pengetahuan diciptakan melalui perubahan bentuk pengalaman. Pengetahuan diakibatkan oleh kombinasi pemahaman dan mentransformasikan pengalaman” (Kolb, Powerful Learning Experiences, 2002) (Kolb 1984: 41).  Penyebutan istilah experiential learning dilakukan untuk menekankan bahwa experience (pengalaman) berperan penting dalam proses pembelajaran dan membedakannya dari teori pembelajaran lainnya seperti teori pembelajaran kognitif ataupun behaviorisme (Kolb, 1984).Adapun yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah 130 mahasiswa Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas penddikan Indonesia.Manajemen Pembelajaran Kewirausahaan dengan Pendekatan experiential learning ini peneliti mengkolaborasikan empat fase komponen dari Kolb dengan hasil analisis faktor yang :

Cite

CITATION STYLE

APA

Nuryanti S., B. L. (2016). MANAJEMEN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING DI FPEB UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA. Jurnal MANAJERIAL, 15(1), 70–86. https://doi.org/10.17509/manajerial.v15i1.9473

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free