Abstract
Mafâtîh al-Ghaib karya Fakhr al-Dîn al-Râzî seringkali dipahami sebagai tafsir yang bercorak ilmi dan falsafi an sich sehingga pemikiran tasawuf Fakhr al-Dîn al-Râzî dalam tafsir tersebut tidak banyak dikaji. Padahal data historis biografisnya menjelaskan pergumulannya dengan tasawuf. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan nuansa tasawuf surah al-Fâtihah dalam Mafâtîh al-Ghaib. Surah ini tidak hanya diperlakukan khusus oleh al-Râzî dengan penafsirannya dalam satu jilid penuh, surah tersebut juga dalam pandangan al-Râzî memiliki probabilitas penafsiran sampai alf alf nuktah. Dengan menggunakan library research dan pendekatan idealis dan reduktionis serta metode komparatif hasil dari penelitian ini; 1) nuansa tafsir al-Râzî terhadap surah al-Fâtihah sangat kental; 2) tafsirnya berpusat pada metode munasabah dakhiliyyah (antar ayat dalam surah al-Fatihah)-kharijiyyah (antar ayat al-Qur’an dan hadis) dan metode ramzî (simbolik) yang sering digunakan oleh para sufi dalam menafsirkan al-Qur’ân.
Cite
CITATION STYLE
Kodrat Permana, A. (2020). Nuansa Tasawuf dalam Surah al-Fatihah: Analisis Mafâtîh al-Ghaib Karya Fakhruddîn al-Râzî. Jurnal At-Tadbir : Media Hukum Dan Pendidikan, 30(1), 67–92. https://doi.org/10.52030/attadbir.v30i01.32
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.