Abstract
Beton massa (mass concrete) memerlukan pengendalian panas hidrasi untuk mencegah retak termal, khususnya pada pekerjaan struktur dengan volume besar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sebaran suhu beton massa pada pekerjaan raft foundation Tower A Proyek Mandiri Financial Center PIK menggunakan sistem pemantauan thermocouple. Pemantauan dilakukan pada enam titik dengan sensor pada bagian atas, tengah, dan bawah beton, serta satu sensor suhu udara. Beton yang digunakan bermutu fc’35 MPa dengan substitusi fly ash Tipe F sebesar 25%. Hasil penelitian menunjukkan suhu maksimum beton mencapai 75,8°C, dengan suhu tertinggi terjadi pada bagian tengah beton akibat akumulasi panas hidrasi. Perbedaan suhu vertikal berkisar antara 6,7°C hingga 13°C, masih memenuhi batas ACI 207.1R-96. Penerapan curing compound dan sistem insulasi terbukti efektif dalam mengendalikan perbedaan suhu. Monitoring thermocouple terbukti berperan penting dalam pengendalian mutu beton massa pada proyek di wilayah beriklim tropis.
Cite
CITATION STYLE
Firmansyah, E. T., Desandana, W., & Nauli, A. R. (2026). Analisis Perkembangan Suhu Beton Massa pada Pekerjaan Raft Foundation Menggunakan Sistem Thermocouple. Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 4(1), 14–25. https://doi.org/10.61579/future.v4i1.732
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.