Abstract
Penelitian ini mengevaluasi peran pencahayaan buatan dalam menciptakan suasana relaksasi di ruang terapi Zen Family Spa. Sebagai elemen penting desain interior, pencahayaan berpengaruh pada atmosfer ruang melalui aspek pragmatis, psikologis, dan simbolis. Suasana yang tepat meningkatkan kenyamanan dan pengalaman terapi.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara mendalam, dan pengukuran intensitas cahaya menggunakan lux meter. Analisis difokuskan pada jenis lampu, suhu warna, distribusi cahaya, dan intensitas pencahayaan. Standar kenyamanan ruang relaksasi berada pada 150–300 lux.Hasil penelitian merekomendasikan penggunaan lampu dengan suhu warna hangat (2700K–3000K), pencahayaan tidak langsung untuk efek lembut, serta dimmer guna menyesuaikan intensitas cahaya. Pendekatan ini diharapkan menciptakan efek menenangkan yang lebih efektif, mendukung kesehatan fisik dan mental, serta meningkatkan kualitas layanan spa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola spa dan desainer interior dalam merancang ruang terapi yang nyaman dan fungsional. Pencahayaan yang tepat tidak hanya mendukung relaksasi tetapi juga memperkaya pengalaman sensorik pengunjung. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan pencahayaan dalam menciptakan lingkungan terapi yang harmonis dan berorientasi pada kesejahteraan pengguna. Kata-kunci: pencahayaan buatan, relaksasi, ZEN Family Spa
Cite
CITATION STYLE
Azaria, G. B., Tjandradipura, C., & Setyoningrum, Y. (2025). Analisa Penerapan Pencahayaan Buatan di Ruang Terapi Zen Pasteur Bandung. GEWANG: Gerbang Wacana Dan Rancang Arsitektur, 7(1), 60–65. https://doi.org/10.35508/gewang.v7i1.20568
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.