Penggunaan SGLT2-i Sebagai Inovasi Terapi Preventif Stroke Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

  • Simanjuntak A
  • Marbun P
  • Patresia P
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes merupakan faktor resiko stroke iskemik sebesar 2,5 kali dan 1,5 kali lipat menderita stroke hemoragik. Hal ini memicu meningkatnya angka mortalitas baik yang disebabkan oleh diabetes, stroke maupun diabetes yang berkomplikasi pada stroke. Sodium Glucose cotransporter 2 inhibitor (SGLT2-i) diketahui dapat mengurangi permasalahan kardiovaskular pada diabetes sehingga penulis akan menelaah lebih lanjut mengenai mekanisme SGLT2-i terhadap vaskular yang dihubungkan terhadap stroke. Literature Review ini dilakukan dengan menelusuri artikel penelitian yang terdapat pada mesin pencarian. Mesin pencarian jurnal yang digunakan berupa PubMed dan Science Direct. Dari 551 artikel diidentifikasi berdasarkan judul, duplikasi, abstrak dan kesesuaian dengan kriteria inklusi dan dilaksanakan review untuk artikel terpilih. SGLT2-i memiliki mekanisme untuk menghambat progresivitas atheroma. Mekanisme yang terjadi berupa penurunan reaksi inflamasi sistemik, penurunan stress oksidatif, pengurangan ukuran ateroma hingga menjaga kestabilan plak ateroma. Oleh karena itu SGLT2-i merupakan kandidat terapi yang potensial dalam mengurangi risiko stroke pada pasien DMT2. SGLT2-i dapat digunakan sebagai inovasi terapi preventif untuk stroke pada pasien DMT2.

Cite

CITATION STYLE

APA

Simanjuntak, A. M., Marbun, P. D. U., & Patresia, P. L. (2022). Penggunaan SGLT2-i Sebagai Inovasi Terapi Preventif Stroke Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal, 4(1), 75–81. https://doi.org/10.32734/scripta.v4i1.8347

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free