TRADISI MANDI PENGANTIN DAN NILAI PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kearifan Lokal Masyarakat Muslim Melayu Padang Tikar)

  • Susanto R
  • Muharani M
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mandi pengantin merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh banyak suku di Indonesia dengan nama yang berbeda-beda seperti: Siraman (Jawa), Badudus (Banjar), dan lainnya. Indonesia sebagai negara yang terdiri dari suku bangsa yang beragam, memiliki berbagai tradisi yang hadir dalam kehidupan bermasyarakat, salah satu yang melestarikan tradisi mandi pengantin ini adalah masyarakat Melayu Padang Tikar. Tradisi Mandi Pengantin Melayu adalah salah satu tradisi dalam kehidupan masyarakat Melayu yang syarat akan nilai-nilai luhur di dalamnya sehingga perlu dilestarikan. Fokus penelitian ini adalah pembahasan mengenai Tradisi Mandi Pengantin Masyarakat Melayu Padang Tikar dengan pertanyaan penelitian yang ingin dijawab antara lain: Pertama, alat dan bahan yang diperlukan untuk mandi pengantin; Kedua, prosesi atau pelaksanaan mandi pengantin; dan Ketiga, nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi mandi pengantin. Kata Kunci: Tradisi Mandi Pengantin, Melayu, Nilai-Nilai Pendidikan

Cite

CITATION STYLE

APA

Susanto, R., & Muharani, M. (2019). TRADISI MANDI PENGANTIN DAN NILAI PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kearifan Lokal Masyarakat Muslim Melayu Padang Tikar). Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE), 2(2), 229–243. https://doi.org/10.24260/jrtie.v2i2.1455

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free