Perbandingan Penurunan IMT Pasien Obesitas Morbid yang dilakukan Bedah Bariatrik dan Non-Bedah

  • Josephine C
  • Ury N
  • Suparto S
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Obesitas morbid telah menjadi masalah kesehatan dunia. Sebanyak 55 juta orang dewasa mengalami obesitas morbid. Berbagai pilihan pengobatan ditawarkan, meliputi tindakan non-bedah dan bedah bariatric. Hasil pengobatan dinilai dari Indeks Massa Tubuh (IMT) pasien yang pada umumnya akan mengalami penurunan. Tujuan pembuatan literature review ini untuk mengetahui perbandingan penurunan IMT pasien obesitas morbid yang dilakukan bedah beriatrik dan non-bedah. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka secara deskriptif terhadap delapan jurnal yang dipilih berdasarkan kriteria kelayakan. Berdasarkan tinjauan pustaka yang dikaji, diperoleh hasil dari total partisipan 1.903 orang yang diberikan intervensi bedah dan non bedah, presentase penurunan IMT pasien bedah bariatrik tertinggi pada tindakan RYGB yaitu 27.7%-62.9%, sedangkan terapi non-bedah yang hanya 5%. Selain itu, bedah bariatrik memiliki keunggulan yaitu penurunan berat badan dalam waktu yang lebih cepat dan bertahan dalam jangka panjang. Bedah bariatrik merupakan pilihan utama pada pasien dengan obesitas morbid.

Cite

CITATION STYLE

APA

Josephine, C. V., Ury, N. R., & Suparto, S. (2023). Perbandingan Penurunan IMT Pasien Obesitas Morbid yang dilakukan Bedah Bariatrik dan Non-Bedah. Jurnal MedScientiae, 2(2). https://doi.org/10.36452/jmedscientiae.v2i2.2907

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free