Abstract
Urgensi pada penelitian ini pada perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam era digital membawa dampak besar terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara tingkat literasi digital dengan cara dan etika penggunaan AI di lingkungan akademik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa literasi digital berperan penting dalam memastikan penggunaan AI yang produktif, etis, dan bertanggung jawab. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya korelasi kuat antara tingkat literasi digital seseorang dengan cara dan kualitas pemanfaatan AI dalam kegiatan akademik. Individu dengan literasi digital yang tinggi lebih mampu memahami batasan dan potensi AI, serta menggunakannya secara etis dan produktif. Sebaliknya, rendahnya literasi digital berpotensi menimbulkan permasalahan serius seperti plagiarisme, ketergantungan berlebihan pada sistem otomatis, serta menurunnya kualitas berpikir kritis mahasiswa. Oleh karena itu, literasi digital harus dipandang sebagai kompetensi dasar yang perlu dikembangkan secara sistematis di lingkungan pendidikan tinggi. Pengintegrasian materi literasi digital dan etika penggunaan teknologi ke dalam kurikulum merupakan langkah strategis yang perlu diambil untuk mempersiapkan generasi akademik yang adaptif terhadap perubahan digital.
Cite
CITATION STYLE
Nabila, P., Albar, M. H., & Nabila, R. (2025). Penerapan Literasi Digital dalam Penggunaan Artificial Intelligence untuk Kebutuhan Akademik. Jurnal Literasi Digital, 5(3), 242–253. https://doi.org/10.54065/jld.5.3.2025.834
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.