Abstract
Kebutuhan negara Indonesia mengenai percepatan pembangunan yang terpadu, terarah, dan berkelanjutan menjadi fokus utama dalam pemerintahan. Hal ini karena suksesnya pembangunan merupakan kriteria dalam kesuksesan suatu negara. Jalan merupakan salah satu obyek mengenai percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam pemerintahan. Penelitian ini dilakukan atas dasar adanya isu atau fenomena meningkatnya jalan rusak yang belum diperbaiki di Kabupaten Lamongan. Fenomena inilah kemudian yang menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk mengeluarkan program baru yaitu Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula). Program ini muncul sebagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Lamongan dan sebagai upaya penanganan perbaikan jalan, khususnya di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui Implementasi Program Jalan Mantap Dan Alus Lamongan (Jamula) Pada Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lamongan dengan model analisis Implementasi kebijakan oleh David C Korten berdasarakan tiga elemen fokus penelitian yaitu program, organisasi pelaksana, dan kelompok sasaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dana dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi Program Jalan Mantap dan Alus Lamongan sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Lamongan.
Cite
CITATION STYLE
Aslur, S. S., & Tukiman, T. (2023). IMPLEMENTASI PROGRAM JALAN MANTAP DAN ALUS LAMONGAN (JAMULA). Jurnal Kebijakan Publik, 14(1), 78. https://doi.org/10.31258/jkp.v14i1.8185
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.