Abstract
Aterosklerosis adalah penyakit kardiovaskuler yang menempati urutan pertama penyebab mortalitas dan morbiditas global. Penyakit ini ditandai dengan perubahan pada dinding pembuluh darah arteri yaitu terjadi penebalan dan kekakuan. Salah satu faktor penyebab terjadinya aterosklerosis adalah mengkonsumsi makanan berlemak dan tinggi kolesterol. Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.)Steenis) dipercaya oleh masyarakat dapat menurunkan kadar kolesterol. Untuk mendapatkan zat dan bahan aktifnya maka daun binahong dibuat dalam bentuk ekstrak. Pada penelitian ini daun binahong diekstrak dalam etanol 96% dan untuk pengukuran kadar kolesterol total digunakan easy touch GCU. Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus putih (Rattus norvegicus). Tikus dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok tikus hiperkolesterolemia tanpa perlakuan (kontrol), kelompok tikus hiperkolesterolemia dengan pemberian simvastatin (kontrol positif), kelompok tikus hiperkolesterolemia dengan pemberian ekstrak daun binahong (1.000 mg/kgbb dan 1.500 mg/kgbb). Dari hasil uji statistik disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun binahong 1.500 mg/kgbb memiliki efek dalam penurunan kadar kolesterol total darah secara signifikan pada hari ke-14.
Cite
CITATION STYLE
Dewajanti, A. M., Limanto, A., & Taslim, Y. (2021). Pengaruh Daun Binahong (Anredera cordifolia) terhadap Kadar Kolesterol Darah Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Hiperkolesterolemia. Jurnal Kedokteran Meditek, 27(3), 232–241. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v27i3.2218
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.