Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menguji kesesuaianmodel pengukuran kinerja anggota organisasi nirlaba berdasarkan model pengukuran kinerja anggota organisasi laba. Metode survey digunakan untuk mendapatkan data primer melalui penyebaran kuesioner, dengan sampel meliputi anggota organisasi dan jama’ah yang dipilih dengan simple random sampling. Analisis data menggunakan structural equation modeling (SEM) Partial Least Squares Second Order Confirmatory dengan bantuan software Smart PLS 3.2. Hasil penelitian menemukan bahwa komitmen organisasi, dan pelatihan dapat diterapkan dalam mengukur kinerja anggota. Sementara, keterlibatan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja anggota. Secara lebih detil, dimensi countraproductivebehaviordari kerangka heuristik kinerja individual Koopmans et al. (2011) tidak cocok diterapkan untuk mengukur kinerja anggota pada organisasi nirlaba.
Cite
CITATION STYLE
Setyawan, I., & Fantoni, A. (2020). DAPATKAH MODEL PENGUKURAN KINERJA ANGGOTA UNTUK ORGANISASI LABA DITERAPKAN PADA ORGANISASI NIRLABA? Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 291–302. https://doi.org/10.24967/psn.v1i1.834
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.