Abstract
Pendahuluan: Faktor kekurangan gizi muncul akibat salah pola makan seperti kelebihan makan makanan yang kurang seimbang. Asupan gizi yang kurang, menyebabkan ketidakteraturan menstuasi pada kebanyakan remaja putri. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pola makan dan status gizi dengan siklus menstruasi pada siswi SMAN 13 Luwu. Metode: penelitian observasional dengan desain studi Cross-Sectional. Sampel adalah Siswi SMAN 13 Luwu yang berjumlah 138 orang yang dipilih secara simple random sampling. Pola makan diperoleh melalui wawancara menggunakan formulir food frequency questionnaire. Status gizi diperoleh Indek Massa Tubuh (IMT). Siklus Menstruasi diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil: Lebih darei separuh pola makan kurang. Status gizi yang kurang baik terdapat lebih dari separuh responden. Siklus menstruasi sebagian besar. Hasil uji statistik antara variabel pola makan dan status gizi dengan siklus menstruasi menunjukkan tidak ada hubungan antara pola makan dengan siklus menstruasi dan tidak ada hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi. Simpulan: Agar peneliti dapat memberikan informasi yang lebih mendalam mengenai dampak status gizi abnormal pada siklus menstruasi, peneliti tambahan akan memeriksa klasifikasi status gizi sebagai kurang baik dan gemuk dibandingkan dengan status gizi normal
Cite
CITATION STYLE
Rowa, S. S., Nadimin, Mas’ud, H., & Musdalifah. (2023). HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI SMAN 13 LUWU. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 9(2), 378–386. https://doi.org/10.33023/jikep.v9i2.1561
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.